Tulisan ini saya buat ketika saya dinas malam. Hari dimana saya jaga malam lebih membuat otak saya berfikir lebih banyak dibandingkan saya jaga pagi, siang, apalagi libur. Mungkin ide-ide yang muncul ada ketika saya hendak tidur ini bisa langsung saya eksekusi atau seperti apa ya. Entahlah hahaha. Yang membuat saya tertarik di sini adalah lagu Ruang Sendiri dari abang kesayangan saya dari jaman kuliah sampe sekarang, Muhammad Tulus atau yang sering kita kenal Tulus
Jadi sedikit cerita, saya sudah mengidolakan Tulus dari sejak album pertamanya keluar. Liriknya yang emang, apa yah.. bisa dibilang cukup berkelas dibandingkan dengan lagu-lagu yang ada. Banyak diksi cantik yang digunakan, lagu yang easy listening tapi tetap ada kelasnya, aransemen lagu yang nggak asal-asalan, dan juga ciri khas yang di bawa Tulus sendiri. Sejak pertama kali lihat sosok bang Tulus, saya langsung kesemsem. Hahahaha! Gimana enggak, udah muka kalem, pinter, suara enak, tinggi tegap, dan nggak kurus-kurus amat. Oh men, mau dong laki kayak gini satu! Hahaha.
![]() |
| Terima kasih kepada juniarihanafi.com yang telah membuat gambar seperti ini. Uuuhh, senyumnya.... |
Dari sekian banyak lagu yang saya sukai, akhir-akhir ini saya suka mendengarkan lagu Ruang Sendiri. Sebelum saya bahas lebih lanjut, saya beri liriknya dahulu..
Beri aku kesempatan
'Tuk bisa merindukanmu
Jangan datang terus
Beri juga aku ruang
Bebas dan sendiri
Jangan ada terus
Aku butuh tahu seberapa kubutuh kamu
Percayalah rindu itu baik untuk kita
Pagi melihatmu menjelang siang kau tahu
Aku ada di mana sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa kuhargai
Baik buruk perubahanku
Tak akan kau sadari
Kita berevolusi
Bila kita ingin tahu
Seberapa besar rasa yang kita punya
Kita butuh ruang
Tak lagi sepi bisa kuhargai
Kita tetap butuh ruang sendiri-sendiri
Untuk tetap menghargai rasanya sepi
Yah.. kurang lebih seperti itu untuk liriknya. Dan bedanya lagu Tulus dengan lagu dari pemusik lain yaitu ketika kita mencoba mendalami liriknya, maknanya jauh lebih dalam daripada yang kita dengar satu, dua, tiga atau bahkan sepuluh kali. Hal ini membuat saya penasaran dan ingin tahu, apa yang mau disampaikan abang my love kepada kita-kita.
- Mulai dari awal "Beri aku kesempatan, 'Tuk bisa merindukanmu, jangan datang terus", di sini sangat bertentangan dengan kata orang kebanyakan "kalau lagi jatuh cinta, rasanya pengen ketemu terus." , tapi beda dengan abang my love, kalau ketemu terus kapan kita bisa ngangenin orang itu?
- "Beri juga aku ruang, bebas dan sendiri, jangan ada terus". Setuju. Kenapa? Karena setelah seseorang menjalani sebuah komitmen, kita juga harus punya waktu sendiri untuk menjalani hobi kita, melakukan hal yang kita sukai, mengenal diri kita lebih dalam lagi danlebih menghargai apa yang sudah kita dapati
- "Aku butuh tahu, seberapa ku butuh kamu", ya.. ada pepatah yang bilang bahwa sesuatu akan mengerti betapa berharganya ketika sesuatu itu sudah tiada.. Tapi ini bukan menghilang selamanya ya, hanya butuh jeda
- Percayalah rindu itu baik untuk kita... Yaiyalah.. kebayang nggak kalau kita punya suatu hubungan, tapi males buat ketemu atau sekedar membayangkan wajah, suara, kebiasaannya, apa saja yang pernah kita perbuat? Masih sayang nggak tuh? Wkwkkw

Tidak ada komentar:
Posting Komentar