Setelah dari RT dan RW seperti yang sudah dijelaskan di postingan sebelumnya, lanjut kita menuju ke kelurahan. Di kelurahan ini aku membawa berkas-berkas yang sudah di tanda tangani oleh RT dan RW setempat yang bermaksud untuk pengajuan pindah ke Surabaya.
| Tampak depan kantor kelurahan Geluran. Thanks Google Maps! |
a. Pengantar dari RT dan RW
b. Pas photo ukuran 3x4 (10 lembar) dan 4x6 (5 lembar) background merah (untuk kelahiran tahun ganjil: 1993, 1995, dst) dan background biru (untuk kelahiran tahun genap: 1994, 1996, dst)
c. Fotokopi buku nikah (bagi yang sudah menikah) atau surat cerai (bagi yang bercerai). Siapin aja 5 lembar bos, timbang bolak balik wkwkwk
d. KK dan KTP asli bagi yang mau pindah. Kalau hilang wajib ada surat kehilangan dari kepolisian ya. Sekalian KK dan KTP di fotokopi, bawa aja 5 lembar juga
e. Fotokopi Ijazah terakhir (bagi anggota yang mau pindah)
f. Fotokopi akta kelahiran (bagi anggota yang mau pindah)
e. Alamat yang akan di tuju termasuk penulisan RT RW kecamatan dan kelurahan yang di tuju harus bener-bener betul, nggak ada kesalahan
b. Pas photo ukuran 3x4 (10 lembar) dan 4x6 (5 lembar) background merah (untuk kelahiran tahun ganjil: 1993, 1995, dst) dan background biru (untuk kelahiran tahun genap: 1994, 1996, dst)
c. Fotokopi buku nikah (bagi yang sudah menikah) atau surat cerai (bagi yang bercerai). Siapin aja 5 lembar bos, timbang bolak balik wkwkwk
d. KK dan KTP asli bagi yang mau pindah. Kalau hilang wajib ada surat kehilangan dari kepolisian ya. Sekalian KK dan KTP di fotokopi, bawa aja 5 lembar juga
e. Fotokopi Ijazah terakhir (bagi anggota yang mau pindah)
f. Fotokopi akta kelahiran (bagi anggota yang mau pindah)
e. Alamat yang akan di tuju termasuk penulisan RT RW kecamatan dan kelurahan yang di tuju harus bener-bener betul, nggak ada kesalahan
![]() |
| kraung lebih formnya kayak gini, tapi yang ngisi datanya dari pihak kelurahan sumber: istimewa |
Mungkin ada yang bertanya kenapa kok punya tetangga orang kelurahan, nggak minta urusin atau nitip berkas aja? Karena aku ini sungkanan jadi orang. Selama aku bisa sendiri ya di coba aja sendiri, sebisa bisanya untuk nggak utang budi sama orang, meskipun orang lain ikhlas ngebantu wkwkwkk...
Balik lagi, setelah berkas yang diserahkan lengkap (dan juga blangko kosong untuk pengisian data KK baru di tanda tangani RT dan RW juga), maka jadilah kurang lebih tiga lembar biodataku sesuai dengan KTP untuk di tujukan ke kecamatan. Sukanya di kelurahan ini bisa di tunggu dan langsung jadi. Mungkin karena load yang waktu itu nggak terlalu banyak, jadi berkas ga usah nginep di kelurahan.
Langsung deh berkas di serahkan dan saya di arahkan ke kecamatan. Kata petugas di situ kalau di kecamatan nggak mungkin langsung jadi, pasti di tinggal dulu kurang lebih tiga harian.
Okelah, berati emang keundur lagi deh buat ke dispenduk. Petugas kelurahan juga bilang kalau baiknya kita siapin fotokopi KK lama, KTP dan lain sebagainya agak banyakan, karena ketika nanti di dispenduk kita nggak kelabakan ngurusin fotokopi yang kurang-kurang. Juga untuk foto baiknya kita siapin lebih, biar kalo di minta kita juga udah sedia.
Akhirnya aku cetak foto mulai dari ukuran 2x3, 3x4, 4x6 hahahahahha.. nurut ajalah mending nyiapin daripada kelabakan di sana. Nggak ada salahnya juga hahaha

Tidak ada komentar:
Posting Komentar